Rabu, 03 April 2013

Toksikologi Pestisida


PROPOXUR

1.1.   Synonim :
Nama Kimia :
Phenol, 2-(1-Methylethoxy)-, Methylcarbamate
Nama Lainnya :
Baygon; Carbamic Acid, Methyl-, o-Isopropoxyphenyl Ester;
o-Isopropoxyphenyl-N-Methyl carbamate

1.2. Formula                                  : C11H15NO3

1.3. Sifat Fisik dan Kimia


Titik Leleh °C                91,5

Titik Didih °C                290
Tekanan Uap, mmHg    3E-6 (25 C)
Temperatur Kritis          483
Tekanan Kritis               26,0
Kepadatan                    1.12 g/cm3 (20 C)
Kelarutan dalam Air      2 g/L
pKow                           1,52

1.5. Industri yang Beresiko        
: Industri yang beresiko yaitu Industri yang bergerak dalam bidang Insektisida seperti industri obat anti nyamuk, dll.


1.4. Sumber Pajanan                   : Obat anti nyamuk, Insektisida
1.6. Pekerja yang Beresiko         : Pekerja yang paling beresiko adalah pekerja yang bertugas dalam pembuatan, formulasi, dan aplikasi Propoxur ini.
1.7. Kegunaan                               :
a.       Propoxur adalah insektisida karbamat non-pangan, dipasarkan dengan nama merek dagang terdaftar Baygon. Hal ini digunakan untuk mengendalikan kecoa, lalat, nyamuk, dan serangga rumput dan rumput.
b.      Propoxur telah digunakan dalam kegiatan pengendalian malaria dan kerah kutu untuk hewan peliharaan.
1.8. Farmakokinetik               : Propoxur masuk kedalam tubuh karena terhirup, penyerapan kulit, pencernaan, kulit dan atau kontak mata Paparan propoxur dapat dipantau dengan mengukur kadar metabolit fenol dalam urin dan kadar kolinesterase dalam darah. Namun, tes ini tidak dapat diandalkan indikator dari total eksposur karena mereka tidak spesifik untuk propoxur.
1.9. Gejala Keracunan                 :
a.       Efek Akut
 Paparan oral akut manusia untuk Propoxur menyebabkan penghambatan kolinesterase sel darah merah, dengan gejala kolinergik ringan yang termasuk penglihatan yang kabur, mual, muntah, berkeringat namun, efek bersifat sementara.
b.      Efek Kronis
 Paparan inhalasi kronis telah menghasilkan depresi tingkat kolinesterase, sakit kepala, muntah, dan mual pada manusia.
The Dosis Referensi (RFD) atau dosis yang dianjurkan untuk propoxur adalah 0,004 miligram per kilogram berat badan per hari (mg / kg / d) berdasarkan gejala kolinergik ringan dan darah penghambatan sel darah merah kolinesterase pada manusia. RFD adalah perkiraan (ukuran yang tidak pasti) dari paparan oral harian bagi populasi manusia (termasuk subkelompok sensitif) yang mungkin tanpa menghilangkan kemungknan untuk terkena risiko kanker selama seumur hidup. Ini bukan estimator langsung resiko melainkan titik acuan untuk mengukur dampak potensial. Pada eksposur semakin lebih besar dari RFD, potensi untuk meningkatkan efek kesehatan yang merugikan semakin besar. Paparan seumur hidup diatas RFD tersebut tidak berarti bahwa efek merugikan kesehatan tentu akan terjadi.
1.10. Standar kesehatan               :
NIOSH       :    Batas paparan udara yang direkomendasikan adalah 0,5 mg/m3 rata-rata selama workshift 10 jam.
ACGIH       : Batas paparan udara yang direkomendasikan adalah 0,5 mg/m3 rata-rata lebih dari satu workshift 8-jam.

* Batas paparan di atas adalah untuk tingkat udara saja. Saat kontak kulit juga terjadi, Anda mungkin overexposed, meskipun tingkat udara kurang dari batas yang tercantum di atas.
1.11. Penanganan Keracunan     :
- Kontak Mata
Segera siram dengan sejumlah besar air selama minimal 15 menit, sesekali mengangkat tutup atas dan bawah. Segera mencari pertolongan medis.
- Kontak Kulit
Segera lepaskan baju yang terkontaminasi. Segera bersihkan area terkontaminasi dengan air dan sabun yang banyak dan juga bersihkan rambut yang terkontaminasi dengan shampo yang tepat
- Pernapasan
Jauhkan individu tersebut dari lingkungan yang terkontaminasi lalu mulai berikan bantuan pernapasan (menggunakan pencegahan yang universal) jika pernapasan telah berhenti dan jantung telah berhenti maka segera bawa ke tempat medis segera.
1.12. Target Organ                       : sistem saraf pusat, hati, ginjal, saluran pencernaan, kolinesterase darah

Sumber :

1 komentar: